Ada Apa Dengan Cinta? Pengelolaan KBC dalam Ekosistem Pembelajaran Mendalam
Abstract
Paham keagamaan seseorang dipengaruhi oleh pendidikan baik formal maupun nonformal. Dengan kata lain, paham keagamaan seseorang dipengaruhi oleh buku, guru, dosen, pesantren, dai, khatib, guru ngaji/ ustadz, internet dan lingkungan. Masalahnya, tidak semua hal ini membawa pesan kedamaian, kesejukan, kasih sayang, dan persatuan. Sebaliknya, ia bisa menyulut perpecahan, tumpah darah, dan kebencian antar umat beragama, antar sesama warga Indonesia.
Temuan dari Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Jakarta (2017) mengonfirmasi bahwa setidaknya terdapat siswa dan mahasiswa terpapar radikalisme. Sekitar 58% memiliki opini radikal, 51,1% opini intoleransi di kalangan internal muslim, dan 34,4% beropini intoleransi di kalangan eksternal muslim (Abdallah 2018). Padahal tugas utama pendidikan adalah mencegah penyebaran radikalisme dan dampak pemahaman keliru tersebut bagi perdamaian dan keamanan bangsa ini.
References
Copyright (c) 2025 Iksan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.


