Eksplorasi Makna Belajar dalam Perspektif Humanistik: Studi tentang Self-Efficecy Siswa di Madrasah Tsanawiyah
Abstract
Penelitian ini mengeksplorasi makna belajar dalam perspektif humanistik serta penerapannya di Madrasah Tsanawiyah Al-Azhar. Perspektif humanistik memandang belajar sebagai proses pengembangan diri yang menyeluruh, mencakup aspek kognitif, afektif, sosial, dan emosional. Guru berperan sebagai fasilitator yang membantu siswa memahami diri, membangun kepercayaan diri, serta menemukan makna dalam pengalaman belajar. Hasil temuan menunjukkan bahwa guru telah menerapkan prinsip-prinsip humanistik seperti penerimaan tanpa syarat, pembelajaran bermakna, dan penghargaan terhadap keunikan siswa. Namun penerapan belum optimal karena keterbatasan fasilitas, rendahnya kemampuan kognitif, serta lemahnya motivasi intrinsik siswa. Meski demikian, pendekatan humanistik memberikan dampak positif terhadap self-efficacy, antara lain meningkatkan kepercayaan diri, kemandirian belajar, motivasi intrinsik, kemampuan refleksi diri, serta hubungan guru–siswa yang lebih empatik. Dengan demikian, pendekatan humanistik tidak hanya meningkatkan kualitas pembelajaran, tetapi juga membentuk keyakinan diri siswa sebagai pembelajar yang mandiri dan percaya diri
References
Afkarina, Miftahul, and Muhtar Hazawawi, ‘Eksplorasi Teori Pembelajaran Dan Implementasinya Dalam Pendidikan Kontemporer’, 10 (2025), 437–44
Kurdi, Musyarrafah Sulaiman, ‘Evaluasi Implementasi Desain Pendidikan Karakter Berbasis Pendekatan Humanistik’, 2017, 125–38
Nidyansari, Dyah Ayu, ‘KETIDAKHARMONISAN KOMUNIKASI DALAM KELUARGA PADA PEMBENTUKAN PRIBADI ANAK ( PENDEKATAN HUMANISTIK )’, 1 (2018), 264–75
Wahyuningsih, Erni, Syindi Oktaviani Tolinggi, R Umi Baroroh, Universitas Islam, and Negeri Sunan, ‘Pendekatan Humanistik Melalui Permainan Edukatif Bahasa Dalam Pembelajaran Bahasa Arab Di Sekolah Islam Terpadu’, 4 (2021), 17–43 <https://doi.org/10.18196/mht.v4i1.12437>
Widiandari, Febri, Tasman Hamami, Universitas Islam, Negeri Sunan, Kalijaga Yogyakarta, and Pendidikan Agama Islam, ‘PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM’, 14 (2022), 164–75
Copyright (c) 2025 Grenda Marutha Mansur, Grenda Marutha Mansur

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.


