Transformasi Etika Komunikasi Mahasiswa Terhadap Dosen di Era Pesan Teks Digital
Abstract
Penelitian ini menganalisis perbedaan komunikasi sebelum dan sesudah adanya aplikasi pesan teks serta pentingnya etika komunikasi, terutama bagi mahasiswa. Etika komunikasi diperlukan untuk menghindari kerugian dan mencegah pelanggaran hukum. Komunikasi interpersonal efektif dalam mengubah sikap, perilaku, dan pendapat seseorang. Dengan etika komunikasi yang baik, komunikan memberikan umpan balik yang tidak merugikan kedua belah pihak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik observasi dan wawancara dalam mengumpulkan data. Objek penelitian melibatkan beberapa mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi, dan beberapa masyarakat yang telah lulus kuliah lebih dari 15 tahun yang lalu. Pesan teks telah menggantikan komunikasi tatap muka antara mahasiswa dan dosen, namun hal ini sulit dilakukan karena menghilangkan elemen nonverbal yang penting untuk memahami pesan. Penggunaan bahasa yang tidak baku, singkatan, dan struktur kalimat yang tidak jelas menimbulkan penggandaan makna dan meningkatkan risiko kesalahpahaman. Keterlambatan dalam membalas pesan juga menghambat proses komunikasi apabila terjadi ketidakjelasan.








