Kecemasan dan Peran Dukungan Sosial Korban Pelecehan Seksual

  • Vivilia Citra Ningrum Fakultas Psikologi dan Kesehatan UIN Sunan Ampel Surabaya
  • Nova Lusiana Fakultas Psikologi dan Kesehatan UIN Sunan Ampel Surabaya
  • Soffy Balgies Fakultas Psikologi dan Kesehatan UIN Sunan Ampel Surabaya
Keywords: Pelecehan seksual, dukungan sosial, sexual harassment

Abstract

Pelecehan seksual merupakan tindakan yang dilakukan oleh individu lawan jenis terhadap orang lain. Seseorang yang menjadi korban mengungkapkan hal-hal seksual sering kali mengalami trauma tertentu. Trauma ini dapat bervariasi dari individu ke individu, seperti perasaan murung dan kurang percaya diri. Selain itu, gangguan psikologis lain mungkin muncul kecemasan memahami seksual menjadi salah satu dampak terjadinya kecemasan yang bisa berlanjut menjadi kondisi traumatis dan diperlukan dukungan sosial keluarga bagi korban. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Jenis penelitian kualitatif yang dilakukan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Subyek penelitian sebagai informan kunci adalah kakak dari subjek. Sedangkan informan utama adalah korban yang merupakan mahasiswi perkapalan yang tengah melaksanakan magang di salah satu perusahaan. Data diperoleh dengan menggunakan metode observasi, wawancara serta dokumentasi foto pada saat wawancara berlangsung. Pengolahan data kualitatif menggunakan transkripsi dan bentuk narasi. Subjek mengalami pelecehan seksual secara verbal dan fisik selama magang yang mengakibatkan dampak psikologis yang signifikan. Pelecehan tersebut menyebabkan kecemasan, ketakutan, perubahan perilaku, dan gangguan emosional pada subjek, seperti insomnia, ketidakmampuan untuk fokus, dan isolasi diri. Ditambah dukungan sosial yang diterima, baik dari teman maupun keluarga, berperan penting dalam membantu subjek mengatasi dampak tersebut. Namun, dukungan sosial yang tersedia sering kali tidak memadai, terutama dari keluarga, yang cenderung tidak menyadari perubahan perilaku subjek. Dukungan dari teman dan pembimbing magang berhasil membantu subjek dalam mengatasi situasi tersebut dengan pindah divisi dan menghindari ketua yang terlibat.

Published
2025-05-18