Pentingnya Kematangan Emosi Dalam Mempengaruhi Hubungan Pada Pernikahan Dini:Literatur Riview
Abstract
Pernikahan dini memiliki implikasi yang serius pada kesehatan masyarakat. Secara global, lebih dari 650 juta wanita hidup atau satu dari lima gadis menikah sebelum 18 tahun, Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis pengaruh kematangan emosi dalam mempengaruhi hubungan pernikahan dini. Dengan demikian, diharapkan penelitian ini dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya kematangan emosi dalam membangun hubungan pernikahan yang sehat dan harmonis. Tinjauan sistematis dilakukan pada database online Google scholar, Science Direct, Sinta, Springer dengan 2 kata kunci "emotional maturity" dan "early-age marriage" kemudian diseleksi dari 5 tahun terakhir 2019-2024. terdapat 6 jurnal yang memenuhi kriteria inklusi. penelitian ini mengidentifikasi pentingnya pengaruh kematangan emosi pada hubungan pernikahan dini dengan berbagai lamanya usia pernikahan berlangsung. kesimpulannya dalam penelitian ini menunjukkan bahwa kematangan emosi berperan sentral dalam keberhasilan pernikahan dini. Analisis terhadap berbagai studi menunjukkan bahwa pasangan muda dengan tingkat kematangan emosi yang tinggi cenderung memiliki hubungan yang lebih harmonis dan stabil. Hal ini mengindikasikan bahwa kemampuan mengelola emosi, menjalin hubungan, dan mengambil keputusan yang matang merupakan faktor kunci dalam membangun pernikahan yang sukses, bahkan di usia yang relatif muda. Temuan ini memberikan wawasan berharga bagi upaya mendukung remaja dalam menunda pernikahan dan mengembangkan kematangan emosi mereka.