Studi Kasus: Pengambilan Keputusan Mahasiswi untuk Berhenti Merokok
Abstract
Merokok merupakan salah satu aktivitas berbahaya bagi individu yang memberikan dampak buruk bagi kesehatan tubuh, terutama pada jantung dan paru – paru. Di tengah maraknya penggunaan rokok di Indonesia, terdapat beberapa mahasiswi yang dengan sadar mulai mengambil langkah dalam mengurangi pemakaian rokok, hal tersebut dipengaruhi oleh adanya pengambilan keputusan. Pengambilan keputusan merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh individu untuk mendukung mencapai sebuah tujuan, dengan cara memilih alternatif terbaik dari beberapa opsi pilihan yang ada. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dan mengidentifikasi faktor – faktor yang berpengaruh terhadap munculnya perilaku merokok, proses pengambilan keputusan berhenti merokok pada mahasiwi, tantangan saat berhenti merokok, hingga strategi dalam mendukung upaya berhenti merokok. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Partisipan dalam peneltian ini adalah dua orang mahasiswi dengan usia 21 tahun yang telah berhasil berhenti merokok selama satu tahun lebih. Partisipan dipilih secara purposive sampling, menggunakan wawancara semi terstruktur dalam mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan untuk berhenti merokok dipengaruhi oleh kombinasi faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi kesadaran terhadap bahaya merokok dan keinginan diri sendiri, sementara faktor eksternal mencakup dukungan dari teman maupun pacar. Dukungan sosial terbukti menjadi pedorong utama keberhasilan dalam berhenti merokok