Pengaruh Resiliensi terhadap Employee Engagement pada Karyawan PT. Yunika Trijaya Sentosa

  • Qoshirotut Thorfi'in Fakultas Psikologi dan Kesehatan UIN Sunan Ampel Surabaya
  • Lucky Abrori Fakultas Psikologi dan Kesehatan UIN Sunan Ampel Surabaya
  • Esti Novi Andyarini Fakultas Psikologi dan Kesehatan UIN Sunan Ampel Surabaya
Keywords: Employee Engagement, resiliensi, keterikatan karyawan

Abstract

Employee Engagement (keterikatan karyawan) adalah sebuah kondisi Dimana individu sepenuhnya merasa dirinya terlibat dalam pekerjaan yang kemudian ditandai dengan vigor, dedication, dan absorption. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh resiliensi diri terhadap keterikatan karyawan. Subjek dari penelitian ini berjumlah 30 orang karyawan yang aktif bekerja pada PT. Yunika Trijaya Sentosa. Dengan pendekatan kuantitatif pengambilan data pada penelitian ini menggunakan metode purposive sampling menggunakan kuesioner dengan skala Utrech Work Enagagement aitem employee engagement sebanyak 32 dan Skala Connor-Davidson dengan aitem resiliensi sebanyak 25 aitem . Analisis data pada penelitian ini menggunakan regresi linear sederhana. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya hubungan positif antara resiliensi dan employee engagement. Dengan nilai korelasi sebesar 0,876 dengan signifikansi 0,001 atau <0,05 maka terdapat hubungan yang signifikan antara resiliensi dan employee engagement dan variabel employee engagement dipengaruhi oleh resiliensi sebesar 76,7% dan sisasnya 24,3% dipengaruhi oleh variabel lainnya. Dengan nilai F hitung sebesar 92,125 dengan tingkat signifikansi 0,000 atau <0,05, menegaskan bahwa Resiliensi dapat memprediksi employee engagement pada individu. Dari hasil tersebut dapat dilihat bahwa dalam penelitian ini resiliensi diri memiliki pengaruh pada employee engagement atau keterikatan karyawan. Dengan ini, penelitian ini menyarankan peningkatan resiliensi diri sebagai strategi untuk meningkatkan tingkat employee engagement yang kemudian akan meningkatkan produktivitas dan juga kepuasan kerja pada karyawan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi manajer perusahaan untuk merancang program pelatihan yang fokus pada pengembangan resiliensi di perusahaan.

Published
2025-05-18