Status Gizi Balita dan Kebiasaan Merokok Keluarga dengan Kejadian Pneumonia pada Balita di Kota Surabaya
Abstract
Pneumonia merupakan penyakit infeksi saluran pernapasan akut yang terjadi pada anak. Pneumonia disebabkan oleh beberapa faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor tersebut antara lain adalah status gizi anak dan kebiasaan merokok keluarga terdekat. Status gizi anak berkaitan dengan sistem imunitas anak dalam mencegah terjadinya infeksi. Peningkatan jumlah perokok aktif di Indonesia mengakibatkan risiko terpapar asap semakin tinggi. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana hubungan status gizi balita dan kebiasaan merokok keluarga dengan terjadinya pneumonia pada balita. Metode penelitian : kuantitatif dengan pendekatan case control retrospektif. Variabel independent dalam penelitian adalah status gizi balita dan kebiasaan merokok orang tua. Variabel dependent dalam penelitian ini adalah pneumonia pada anak berdasarkan diagnosa dari Puskesmas. Pengumpulan data menggunakan kusioner dan wawancara. Analisis data menggunakan uji Chi Square dengan p value 0,05 CI 95%. Hasil penelitian didapatkan untuk variable status gizi balita dengan pneumonia nilai p value 0, 533 > 0,05 artinya tidak ada hubungan yang signifikan antara status gizi balita dengan kejadian pneumonia. Variabel kebiasaan merokok dengan pneumonia nilai p value 0,041 < 0,05 artinya terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan merokok dengan pneumonia pada balita. Kesimpulan : terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan merokok keluarga dengan terjadinya pneumonia pada balita.