Dukungan Sosial Dalam Mengatasi Trauma dan Coping Stress pada Korban Pelecehan Seksual oleh Ayah Tiri
Abstract
Pelecehan seksual selalu menjadi salah satu topik teratas dari masa ke masa dengan berbagai latar belakang dan kompleksitas peristiwa yang terjadi. Bentuk penyiksaan atau pemaksaan pada korban sebagai objek pemuas kebutuhan seksual telah mendapatkan perhatian publik dalam beberapa dekade terakhir dan menjadi salah satu profil kejahatan yang paling tinggi. Penelitian ini mengangkat kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh ayah tiri kepada anak perempuan tirinya. Faktor utama yang menyebabkan terjadinya pelecehan seksual adalah karena pelaku merupakan salah satu orang terdekat korban, sehingga pelecehan seksual bisa terjadi dimana saja. Tujuan penelitian ini adalah memberikan dukungan sosial dalam mengatasi trauma dan coping stress bagi penyintas pelecehan seksual yang dilakukan oleh ayah tiri. Subjek penelitian ini adalah 1 orang anak perempuan remaja korban pelecehan seksual ayah tirinya. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan observasi dan wawancara mendalam dengan pendekatan studi kasus. Analisis data dalam penelitian menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi coping stress dan mengatasi trauma adalah dengan curhat kepada orang-orang terdekat yang dipercaya, berpikir positif dan menyibukkan diri dengan kegiatan yang positif. Kesimpulan penelitian ini adalah para penyintas memerlukan dukungan sosial untuk membantu mengatasi trauma dan coping stress.