Analisis Penerapan Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) pada Produksi Pepes Ikan Tongkol di Catering X

  • Fatiyah Putri Anjani Fakultas Psikologi dan Kesehatan UIN Sunan Ampel Surabaya
  • Dedy Suprayogi Fakultas Psikologi dan Kesehatan UIN Sunan Ampel Surabaya
  • Linda Prasetyaning Widayanti Fakultas Psikologi dan Kesehatan UIN Sunan Ampel Surabaya
Keywords: Bahaya Pangan, HACCP, Keamanan Pangan, Titik Kendali Kritis

Abstract

Keamanan Pangan adalah kondisi dan upaya yang diperlukan untuk mencegah pangan dari kemungkinan cemaran biologis, kimia, dan benda lain yang dapat mengganggu, merugikan,dan membahayakan kesehatan manusia. Penerapan sistem Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP) merupakan langkah strategis dalam menjamin keamanan pangan dan meningkatkan kualitas produk makanan di industri katering. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan HACCP pada proses produksi pepes ikan tongkol di Catering X. Metode yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan metode studi kasus, yang bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem HACCP dalam proses produksi pepes ikan tongkol di Catering X, mengidentifikasi potensi bahaya, menentukan Critical Control Points (CCP), serta memberikan rekomendasi berdasarkan prinsip HACCP guna memperkuat sistem keamanan pangan yang berkelanjutan. Hasil menunjukkan bahwa terdapat beberapa bahaya biologis, kimia, dan fisik yang mungkin terjadi pada bahan baku maupun proses produksi. Hasil penelitian menetapkan enam Critical Control Point (CCP) yang harus diwaspadai. Untuk meningkatkan efektivitas sistem HACCP, disarankan agar Catering X untuk meningkatkan pengawasan higiene lingkungan produksi. Dengan perbaikan tersebut, keamanan dan kualitas produk dapat ditingkatkan, sehingga memberikan jaminan kesehatan bagi konsumen dan mendukung reputasi Catering X sebagai penyedia layanan katering yang profesional dan terpercaya

Published
2025-11-14