Asupan Makronutrien dan Anemia Dalam Kehamilan Trimester Tiga
Abstract
Anemia pada ibu hamil, khususnya trimester ketiga, masih menjadi masalah gizi yang tinggi di Indonesia akibat meningkatnya kebutuhan zat gizi untuk pertumbuhan janin dan volume darah ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran asupan makronutrien (karbohidrat, protein, lemak, dan energi) dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester ketiga. Penelitian menggunakan desain observasional kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, dilaksanakan selama satu bulan di Puskesmas Wiyung. Subjek penelitian adalah ibu hamil semua usia bulan dengan status anemia yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan metode food recall 3x24 jam. Asupan energi, protein, karbohidrat, dan lemak dihitung menggunakan daftar Komposisi Bahan Makanan (DKBM) dan dibandingkan dengan Angka Kecukupan Gizi (AKG), kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata usia ibu hamil adalah 27,96 tahun (±4,53) dengan usia kehamilan rata-rata 28,52 minggu (±5,88). Rata-rata kadar hemoglobin ibu hamil sebesar 11,56 g/dL (±1,27) menunjukkan bahwa sebagian besar ibu berada dekat dengan ambang batas anemia (<11 g/dL). Asupan makronutrien rata-rata meliputi karbohidrat 478,35 g (±203,94), protein 215,66 g (±134,35), lemak 144,80 g (±78,97), dan kalori total 3.879,24 kkal (±1.503,82). Meskipun sebagian besar ibu hamil memiliki asupan energi dan makronutrien yang tergolong cukup, prevalensi anemia mencapai 24%, yang dikategorikan sebagai masalah kesehatan masyarakat tingkat sedang menurut WHO. Diperlukan upaya peningkatan edukasi gizi kepada ibu hamil mengenai pentingnya konsumsi makanan bergizi seimbang yang kaya zat besi, asam folat, dan vitamin B12, serta kepatuhan dalam mengonsumsi suplemen zat besi.