Self Concept Pada Remaja Cosplayer Di Surabaya
Abstract
Fenomena cosplay, sebagai bagian dari budaya pop, semakin digemari oleh remaja, terutama generasi Z. Penelitian ini bertujuan untuk memahami konsep diri remaja cosplayer dalam konteks internal dan eksternal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi fenomonologis untuk menggali tentang bagaimana remaja cosplayer membentuk konsep diri mereka. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dan dianalisis menggunakan metode tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi internal dari konsep diri mencakup perubahan identitas, perilaku, dan evaluasi diri, sementara dimensi eksternal melibatkan interaksi sosial dan dukungan lingkungan pada kegiatan cosplay memberikan ruang bagi remaja untuk mengeksplorasi dan mengekspresikan identitas diri, serta memperkuat konsep diri mereka melalui interaksi internal dan eksternal