Self Acceptance pada Wanita Involuntary Childless
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi Self Acceptance pada wanita yang mengalami involuntary childless, serta dampaknya terhadap kesehatan mental mereka. Involuntary childless sering kali berpengaruh pada kesehatan mental dan kesejahteraan psikologis wanita. Melalui wawancara mendalam dengan dua partisipan berusia 23 tahun, penelitian ini menemukan bahwa Self Acceptance sangat penting dalam mengelola stres dan tekanan sosial terkait infertilitas. Self Acceptance menciptakan resiliensi emosional, pemberdayaan diri, serta kemampuan untuk membangun hubungan positif dengan orang lain. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun menghadapi berbagai kesulitan, wanita mampu menemukan kekuatan dan kebanggaan dalam diri mereka, berfokus pada pertumbuhan pribadi, serta mendukung satu sama lain dalam perjalanan hidup.