Studi Kasus Penerimaan Diri pada Survivor Kamker di Yayasan Kanker Indonesia Cabang Jawa Timur
Abstract
Penerimaan diri memainkan peran penting dalam membantu pasien kanker menghadapi tantangan yang mereka hadapi, baik secara fisik maupun emosional. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana proses penerimaan diri terjadi pada pasien kanker dengan pendekatan fenomenologi. Dengan mewawancarai salah satu pasien yang menghadapi jenis kanker limfoma, penelitian ini menemukan bahwa dukungan sosial dari keluarga dan komunitas, usia, pengelolaan emosi, serta pengalaman religius sangat memengaruhi perjalanan mereka menuju penerimaan diri. Pasien yang mampu menerima kondisinya menunjukkan semangat hidup yang lebih baik, mampu beradaptasi dengan perubahan fisik, dan menjalani hidup dengan lebih positif. Dukungan dari orang terdekat terbukti menjadi sumber kekuatan utama dalam menjaga kesehatan mental mereka. Temuan ini memberikan panduan berharga untuk merancang pendekatan yang lebih manusiawi dan efektif dalam mendukung pasien kanker agar bisa menjalani hidup dengan lebih bermakna.