MEREKONSTRUKSI PERADABAN DEMOKRASI INDONESIA TANPA POLITIK UANG

Main Article Content

Ali Muhdi

Abstract





Artikel ini ingin mengkaji tentang lima hal pokok, yakni sejarah demokrasi Indonesia, problem demokrasi di Indonesia, tantangan terkini demokrasi Indonesia, kemajuan terkini demokrasi Indonesia dan upaya merekonstruksi peradaban demokrasi Indonesia tanpa politik uang. Artikel ini menggunakan teori konstruksi dari Peter Ludwig Berger, sedangkan metode yang penulis pakai adalah metode penelitian studi pustaka (library research). Penulis menyimpulkan ada beberapa temuan penting, pertama, sejarah demokrasi Indonesia terklasifikasi dalam empat era, yakni era kemerdekaan, era orde lama, orde baru dan orde reformasi, kedua, problem demokrasi Indonesia sangat beragam, yakni di era kemerdekaan (1945-1959), ada konflik RI- Belanda dan konflik internal RI, era demokrasi terpimpin (1959-1965), ada otoritarianisme Soekarno dan PKI, era orde baru (1966-1998), ada otoritarianisme Soeharto, pelanggaran HAM berat, dan KKN, era orde reformasi (1998-2024), ada politik uang, konsolidasi demokrasi, reformasi hukum dan kelembagaan, ketidaksetaraan, ketimpangan sosial dan ekonomi serta separatisme, ketiga, tantangan terkini demokrasi Indonesia, antara lain ; (a) budaya politik uang, (b) polarisasi politik, (c) ekstremisme dan radikalisme, (d) ketergantungan SDA, dan (e) perubahan iklim, keempat, kemajuan demokrasi Indonesia antara lain ; (a) pemilu langsung, (b) ada KPK, (c) kebebasan pers, dan (d) partisipasi politik meningkat, dan kelima, upaya merekonstruksi demokrasi tanpa politik uang antara lain ; (a) penguatan institusi demokrasi melalui reformasi konstitusi (revisi UU Partai Politik dan UU Pemilu) dan reformasi kelembagaan, (b) pemberdayaan masyarakat, (c) penguatan keadilan sosial dan ekonomi masyarakat, (d) pembangunan infrastruktur demokrasi, dan (e) diplomasi demokrasi internasional.





Article Details

How to Cite
MuhdiA. (2024). MEREKONSTRUKSI PERADABAN DEMOKRASI INDONESIA TANPA POLITIK UANG. Proceedings of International Conference on Islamic Civilization and Humanities, 2, 765-794. Retrieved from https://proceedings.uinsa.ac.id/index.php/iconfahum/article/view/1854
Section
Articles