Kemanusiaan dalam Syair Limaza Karya Sa'diah Mufarreh
Abstract
Kemanusiaan dalam sebuah karya sastra merujuk pada tema atau nilai-nilai yang berkaitan dengan pengalaman dan kondisi manusia, yang seringkali mencakup aspek seperti kasih sayang, keadilan, empati, dan hak-hak asasi manusia. Dalam sebuah karya sastra, kemanusiaan sering dijelajahi melalui kalimat yang menyentuh perasaan dan refleksi mendalam tentang sifat dasar manusia dan hubungan antar individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tema kemanusiaan yang ada dalam Syair "Limaża" karya Sa’diah Mufarreh, sebuah karya Syair yang menyoroti pertanyaan eksistensial dan refleksi mendalam tentang kehidupan. Dengan menggunakan metodologi analisis sastra, penelitian ini dibuat dengan memiliki tujuan untuk mengungkap bagaimana Syair tersebut mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan melalui teknik narasi dan gaya bahasa yang digunakan oleh penulis. Syair "Limaża" mengajukan serangkaian pertanyaan tentang makna dan tujuan hidup, serta mengkritisi berbagai aspek penderitaan dan harapan yang dialami manusia. Melalui analisis, artikel ini mengidentifikasi unsur - unsur puitis yang menunjukkan upaya penulis dalam menggambarkan konflik internal dan spiritual manusia, serta mengeksplorasi bagaimana karya ini dapat dianggap sebagai cerminan dari pencarian makna hidup yang universal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Syair ini tidak hanya mencerminkan dilema eksistensial individu tetapi juga memberikan wawasan tentang nilai-nilai kemanusiaan yang mendalam, seperti pencarian makna, harapan, dan refleksi diri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa "Limaża" menawarkan perspektif yang kaya dan kompleks tentang kemanusiaan, menjadikannya karya yang signifikan dalam kajian sastra Arab kontemporer.
Kata kunci: Kemanusiaan, Syair, Sastra Arab Kontemporer, Karya sastra
