Kajian Stilistika atas Gaya Bahasa dalam Surat An Naba ayat 1 -5
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan mengkaji Surat An-Naba' ayat 1-5
dalam surat ini memiliki keutamaan dalam mengingatkan manusia tentang kebesaran
Allah, hari kebangkitan, dan balasan di akhirat. Surat ini mendorong keimanan
kepada hal-hal yang ghaib serta memberikan motivasi untuk hidup dengan bertakwa.
Pesan dan gaya bahasanya membuat manusia terpesona dengan keindahan yang
dimilikinya. Dan untuk memahami arti suatu kata dalam rangkaian redaksi satu
ayat, seseorang terlebih dahulu harus meneliti apa saja pengertian yang
dikandung oleh kata tersebut. Pemaknaan suatu ayat tidak akan sempurna jika tidak
diikuti oleh makna ayat sebelum atau sesudahnya. Jenis penelitian ini menggunakan
pendekatan penelitian kepustakaan (library study) secara kualitatif. Dengan
mengumpulkan dan membuat katalog data, analitik deskriptif digunakan untuk
menganalisis data. Ayat-ayat surat An-Naba'dalam Al-Qur'an, jurnal, artikel, dan
sumber lainnya dijadikan sebagai sumber data penelitian ini.oleh karena itu peneliti
menganalisis menggunakan teori stilistika yakni makna dan gaya bahsanya.
Yang dimana ada beberapa gaya bahasa yaitu: Istifham Retorik, Tajdid, Taukid, dan
Gaya Bahasa taswir. Dengan demikian, makna dan gaya bahasa dalam Surat An-Naba
ayat 1-5 menekankan perdebatan orang-orang kafir tentang Hari Kiamat dan
memberikan peringatan tegas bahwa mereka kelak akan mengetahui kebenaran yang
mereka ingkari.
