Perkembangan Prosa Arab Abad Pertengahan: Studi Perbandingan Antara Kalilah wa Dimnah Dan Hayy ibn Yaqzan
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perkembangan prosa Arab pada abad pertengahan melalui analisis komparatif terhadap dua karya besar, yakni Kalilah wa Dimnah karya Ibnu al-Muqaffa’ dan Hayy ibn Yaqzan karya Ibn Tufail. Fokus utama penelitian diarahkan pada struktur naratif dan pesan moral yang terkandung dalam kedua teks tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), di mana sumber utama berupa naskah terjemahan kedua karya dianalisis secara mendalam, serta didukung oleh literatur akademik yang relevan mengenai sejarah sastra Arab, teori prosa, dan kajian etika-moral dalam sastra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kalilah wa Dimnah menampilkan struktur naratif berbentuk kisah berbingkai (frame story) dengan teknik penceritaan melalui perumpamaan binatang yang sarat akan nilai moral dan etika politik. Sementara itu, Hayy ibn Yaqzan menghadirkan struktur naratif berbentuk alegori filosofis yang menekankan perjalanan intelektual dan spiritual seorang individu dalam memahami hakikat eksistensi dan Tuhan. Dari segi pesan moral, Kalilah wa Dimnah lebih menekankan pada nilai praktis kehidupan sosial dan politik, sedangkan Hayy ibn Yaqzan menawarkan refleksi filosofis tentang akal, pengalaman, dan spiritualitas. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya pemahaman mengenai dinamika sastra Arab pada
periode pertengahan serta memberikan kontribusi terhadap kajian perbandingan karya sastra klasik.
Kata kunci: prosa Arab; Kalilah wa Dimnah; Hayy ibn Yaqzan; struktur naratif; pesan moral.
