Eufemisme dalam Judul Berita Al Arabiyah Tanggal 1–10 Oktober 2025
Abstract
Riset ini bertujuan menganalisis penggunaan eufemisme (التلطيف اللغوي) dalam judul berita laman Al-Arabiya.net periode 1–10 Oktober 2025. Fokus utama risetini adalah bagaimana strategi linguistik eufemistis digunakan untuk membentuk citra, menjaga kesantunan, serta menutupi makna yang berpotensi menimbulkan konflik dalam wacana politik dan sosial.
Riset ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode analisis wacana pragmatik (التحليل التداولي للخطاب). Data risetberupa 10 judul berita yang dipilih secara purposif karena mengandung indikasi eufemisme berdasarkan teori (Allan & Burridge, 1991). Analisis dilakukan melalui tiga tahap: (1) identifikasi bentuk eufemisme, (2) klasifikasi mekanisme pembentukan, dan (3) analisis fungsi pragmatik berdasarkan teori kesantunan ( Brown & Levinson., 1987).Hasil risetmenunjukkan bahwa Al-Arabiya.net secara konsisten menggunakan eufemisme dalam judul beritanya, terutama melalui mekanisme metafora (الاستعارة) dan sirkumlokusi (الالتفاف اللفظي). Fungsi pragmatik yang ditemukan meliputi: menjaga kesantunan sosial, membingkai realitas politik, dan menyeimbangkan citra antar pihak. Secara budaya, eufemisme dalam media Arab merupakan cerminan nilai adab al-kalām (أدب الكلام), yakni kesantunan dalam bertutur yang berpadu dengan strategi ideologis media modern.
Risetini diharapkan dapat memperkaya kajian analisis wacana pragmatik dalam bahasa Arab, khususnya dalam memahami fungsi eufemisme sebagai alat komunikasi, kesantunan, dan pembingkaian ideologis di ranah media massa Arab.
Kata kunci: eufemisme, wacana pragmatik, media Arab, Al-Arabiya.net, Allan & Burridge.
