Kajian Eufemisme Dalam Media Jurnalistik Arab Online
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena eufemisme dalam wacana media Arab dengan menganalisis teks berita dengan judul “Penangkapan, penggerebekan, dan serangan pemukim di beberapa kota di Tepi Barat” yang diterbitkan oleh Al-Jazeera Arabic. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-analitis dengan teori klasifikasi eufemisme dari Allan & Burridge (1991) serta menggunakan pendekatan stilistika dan pragmatik sebagai pisau analisis utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teks berita Al-Jazeera mengandung beberapa bentuk eufemisme, yaitu sirkumlokusi, metafora, ekspresi figuratif, dan one-for-one substitution. Bentuk-bentuk tersebut digunakan untuk menghaluskan realitas kekerasan dan penindasan, serta mempertahankan citra formal dan profesional khas bahasa jurnalistik Arab. Dari sisi stilistika, eufemisme berfungsi menciptakan keindahan dan kesantunan bahasa; sedangkan dari sisi pragmatik, eufemisme digunakan untuk menjaga objektivitas, menenangkan emosi pembaca, dan membingkai ideologi media terhadap konflik Palestina–Israel. Penelitian ini menyimpulkan bahwa eufemisme dalam media Arab, khususnya pada Al-Jazeera, tidak hanya berfungsi sebagai alat estetika linguistik, tetapi juga sebagai strategi retoris dan ideologis yang menyeimbangkan antara penyampaian fakta dan nilai kemanusiaan dalam pemberitaan.
Kata kunci: eufemisme; stilistika; pragmatic; media Arab; Al-Jazeera.
