Nilai-Nilai Moral dalam Cerita Rakyat Arab Kalila wa Dimna Karya Ibn al-Muqaffa’
Abstract
Cerita rakyat merupakan salah satu bentuk sastra lisan maupun tulisan yang diwariskan secara turun-temurun dan memiliki fungsi sebagai hiburan, pendidikan moral, serta media refleksi kehidupan sosial masyarakat. Salah satu jenis cerita rakyat yang cukup populer adalah fabel, yaitu cerita yang menampilkan tokoh-tokoh binatang yang berperilaku layaknya manusia. Binatang dalam fabel biasanya digunakan untuk menggambarkan watak dan budi pekerti manusia, sehingga pesan moral dapat tersampaikan secara lebih halus dan mudah diterima. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai moral Islam dalam kisah Buaya dan Kera yang terdapat dalam cerita Kalila wa Dimna karya Ibn al-Muqaffa’. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan menelaah teks cerita Kalila wa Dimna. Hasil analisis menunjukkan bahwa kisah ini mengandung nilai-nilai moral Islam seperti kejujuran, amanah, kehati-hatian, kebijaksanaan, serta pengendalian hawa nafsu. Nilai-nilai tersebut menggambarkan pentingnya keseimbangan antara akal, amarah, dan nafsu sebagaimana diajarkan dalam etika Islam. Dengan demikian, Kalila wa Dimna tidak hanya berfungsi sebagai fabel pendidikan, tetapi juga sebagai media penanaman nilai-nilai akhlak Islam yang relevan sepanjang masa.
Kata kunci: nilai moral; cerita rakyat; kalila wa dimnah; ibn al-muqaffa’
