Nilai-Nilai Pendidikan Akhlak dalam Syair-Syair Imam Syafi’I

Abstract

Dalam tradisi sastra Islam klasik, syair-syair Imam Syafi‘i menempati posisi istimewa sebagai warisan intelektual yang tidak hanya memiliki nilai estetika tinggi, tetapi juga sarat dengan muatan pendidikan akhlak. Imam Syafi‘i, ulama besar abad ke-2 Hijriah sekaligus pendiri mazhab Syafi‘i, dikenal sebagai penyair yang mampu mengekspresikan pemikiran filosofis dan nilai-nilai keislaman melalui bait-bait indah dan bermakna. Karya-karyanya mencerminkan kedalaman spiritual, kearifan hidup, serta pandangan Islam yang holistik terhadap realitas manusia. Salah satu syairnya yang paling terkenal adalah “ دعِ الأَيَّامَ تَفْعَلْ مَا
تَشَاءُ” ) Biarkan Waktu Berbuat Semaunya), yang mengajarkan nilai-nilai utama seperti kesabaran, tawakal, dan optimisme. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai pendidikan akhlak dalam syair tersebut melalui pendekatan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa syair ini mengandung nilai-nilai utama seperti tawakal, kesabaran, keikhlasan, dan optimisme yang mencerminkan keseimbangan antara usaha dan kepasrahan terhadap takdir Allah. Dengan demikian, karya sastra Imam Syafi‘i tidak hanya bernilai estetika, tetapi juga berfungsi sebagai media edukatif yang transformatif dalam menanamkan akhlak mulia dan membentuk kepribadian muslim yang beradab.

Kata Kunci: Nilai Pendidikan, Akhlak, Syair Imam Syafi’i, Sastra Islam, Pendidikan Karakter

Published
2025-12-15
Section
Articles