Representasi Keadilan sosial dalam cerpen “Nampan dari Surga “ Karya Yusuf Idris

Abstract

Karya sastra tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media refleksi sosial yang menyingkap berbagai persoalan masyarakat, salah satunya mengenai keadilan sosial. Keadilan sosial merupakan salah satu isu penting dalam karya sastra, khususnya sastra Arab modern yang sering dijadikan medium kritik terhadap realitas masyarakat. Yusuf Idris, sebagai sastrawan realis Mesir, banyak mengangkat problematika sosial dalam karyanya, termasuk cerpen Nampan dari Surga . Cerpen ini merefleksikan kondisi masyarakat yang sarat dengan ketimpangan dan ketidakadilan yang dialami kelompok masyarakat kecil. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan representasi keadilan sosial dalam cerpen Nampan dari Surga menggunakan analisis teori semiotika Roland Barthes. Teori Barthes digunakan karena mampu untuk mengungkap tiga lapisan makna, yaitu denotasi, konotasi, dan mitos, yang terkandung dalam teks. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif dengan teknik analisis isi. Sumber data berupa teks cerpen dianalisis untuk menemukan tanda, simbol, dan representasi yang menggambarkan konstruksi keadilan sosial dalam karya tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa Yusuf Idris melalui tokoh Syaikh Ali menghadirkan kritik sosial yang kuat terhadap tiga aspek keadilan sosial, yaitu keadilan ekonomi, keadilan moral-religius, dan keadilan kemanusiaan

Kata kunci: : Cerpen, Yusuf Idris, Keadilan Sosial, Semiotika, Roland Barthes

Published
2025-12-15
Section
Articles