Pengamalan Dan Persepsi Santri Al-Fitrah Dalam Membaca Sholawat Al-Husainiyah karya KH. Asrori Al-Ishaqi

Abstract

Tradisi sholawat dalam lingkungan sufistik pesantren merupakan salah satu praktik spiritual penting yang membentuk kehidupan religius santri. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk pengamalan Sholawat Al-Husainiyah oleh santri Pondok Pesantren As-Salafi Al-Fitrah Surabaya serta mengungkap persepsi mereka terhadap makna, fungsi, dan relevansinya dalam kehidupan spiritual sehari-hari. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, serta pemilihan informan melalui purposive sampling dan snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sholawat Al-Husainiyah diamalkan secara rutin sebagai praktik individual yang memberikan ketenangan batin, memperkuat hubungan ruhani dengan Nabi Muhammad SAW, serta menumbuhkan karakter disiplin, tawadhu‘, dan rasa hormat kepada guru. Selain berfungsi sebagai ritual spiritual, sholawat ini juga memperkuat identitas kolektif pesantren. Namun, ditemukan pula tantangan berupa praktik ritualisme mekanis dan kurangnya pemahaman makna pada sebagian santri, sehingga diperlukan pendekatan edukatif yang lebih reflektif. Penelitian ini berguna untuk memperkaya kajian spiritualitas pesantren dan pemahaman tentang bagaimana praktik religius membentuk identitas dan karakter santri.

Kata kunci: Sholawat Al-Husainiyah; praktik spiritual; persepsi; tasawuf; pesantren.

Published
2025-12-19
Section
Articles