Pengaruh bahasa, sastra, dan budaya siswa terhadap kemampuan dalam berpidato
Berpidato
Abstract
Seorang pendidik dituntut untuk mengetahui faktor apa saja yang dapat memengaruhi keberhasilan pembelajaran peserta didiknya, demikian halnya juga dituntut untuk bisa mengetahui faktor apa saja yang dapat menghambat keberhasilan pembelajarannya. Apakah bahasa, sastra, dan budaya siswa memiliki pengaruh terhadap kemampuannya dalam berpidato? Penelitian ini dilakukan untuk menjawab pertanyaan tersebut. Penelitian dilakukan di SMP Rahmatan Lil Alamin kelas IX Paket B tahun ajaran 2023-2024. Populasi yang dijadikan sasaran dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX Paket B SMP Rahmatan Lil Alamin Takalar tahun ajaran 2023-2024. Populasi ini terdiri dari 1 kelas dengan mengambil sampel sebanyak 15 siswa. Ke-15 siswa ini diambil dari kelas IX Paket B SMP Rahmatan Lil Alamin Kabupaten Takalar.
Bentuk penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelatif sehingga data yang telah diperoleh kemudian dianalisa untuk mengambil sebuah kesimpulan. Analisis data ini dilakukan dengan maksud untuk mengetahui adanya hubungan antara bahasa, sastra, dan diversitas budaya yang dimiliki oleh siswa dengan kemampuannya dalam menyampaikan pidato. Adapun pengambilan datanya dengan menggunakan instrumen isian data siswa dan penilaian secara langsung ketika berpidato. Dari semua data yang terkumpul, kemudian dianalisa menggunakan linier sederhana yang dikaitkan dengan kemampuan siswa saat menyampaikan pidato di depan kelas. Dengan demikian ditemukanlah korelasi antara bahasa, sastra, dan budaya siswa dengan kemampuannya dalam menyampaikan pidato.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa siswa yang kesehariannya menggunakan Bahasa Indonesia, pengetahuan sastranya cukup, dan berasal dari daerah perkotaan memiliki kemampuan dalam berpidato lebih berkompeten jika dibandingkan dengan siswa yang kesehariannya menggunakan bahasa daerah, pengetahuan sastranya cukup, dan beasal dari daerah pedesaan.
