Warisan tari Zapin di pulau Penyengat Kepulauan Riau yang masih hidup

  • Intan Cahaya Lestari Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
  • Haffidho Nurul Ilma Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
  • Lizza Zulfiyana Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
  • Irma Rifatul Jamil Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Keywords: tari Zapin, Kepulauan Riau, globalisasi

Abstract

Artikel ini menyampaikan tradisi tari dari Yaman yang terkenal di Pulau Penyengat Kepulauan Riau, yaitu tari Zapin. Fokus dari penelitian ini meliputi: 1) Bagaimana sejarah tari Zapin muncul di Kepulauan Riau; 2) Bagaimana globalisasi memengaruhi tari Zapin dalam perkembangannya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan atau studi literatur. Sedangkan metode yang digunakan ialah metode kualitatif karena data yang dihasilkan ialah berupa kata atau deskriptif. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa (1) Tari Zapin berasal dari Yaman yang dibawa oleh pedagang arab pada abad ke-16 ke pesisir Selat Malaka sebagai hiburan di lingkungan istana. Berawal dari istana maka tari Zapin cepat mengalami akulturasi budaya dengan budaya lokal. (2) Globalisasi memiliki dampak yang berpengaruh besar terhadap perkembangan tari Zapin yaitu kemajuan pengenalan budaya melalui media dan pertukaran budaya

Published
2024-09-30
Section
Articles