Representasi Nilai Budaya Lagu Daerah "Gethuk" melalui Simbol Keseharian: Analisis Semiotik Roland Barthes

  • Nuur Dwi Arini UIN Sunan Ampel Surabaya, Indonesia
  • Guntur Sekti Wijaya UIN Sunan Ampel Surabaya, Indonesia
Keywords: Lagu Gethuk, Nilai Budaya, Semiotika Roland Barthes

Abstract

Lagu daerah memiliki peran penting tidak hanya sebagai sarana hiburan, tetapi juga media untuk melestarikan budaya sekaligus sarana menyampaikan nilai sosial masyarakat. Salah satu contohnya adalah lagu Gethuk yang cukup populer di Jawa. Lagu ini menyimpan representasi budaya yang diekspresikan melalui simbol keseharian yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Penelitian ini fokus pada upaya mengungkap makna denotatif berupa nilai budaya, makna konotatif yang tercermin dalam simbolik lirik, dan mitos yang berkaitan dengan relevansi nilai budaya Jawa dalam lagu Gethuk dengan menggunakan teori semiotika Roland Barthes. Kajian diarahkan pada analisis ketiga makna tersebut serta simbol-simbol yang muncul dalam lirik lagu. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa dokumentasi teks lirik dan studi pustaka. Analisis dilakukan melalui beberapa tahap, mulai dari identifikasi simbol, penafsiran makna denotatif dan konotatif, hingga penarikan kesimpulan terkait konstruksi mitos budaya yang terkandung di dalamnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik lagu Gethuk karya Manthous merefleksikan nilai budaya Jawa seperti kebersamaan, etos kerja, kesederhanaan, dan kejujuran, yang diperoleh dari temuan 12 data lirik terpilih. Kesimpulannya, lagu ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pendidikan budaya dan pelestarian identitas masyarakat Jawa di era modern.

Published
2025-12-15
Section
Articles