Pemberitaan Pencemaran Limbah Industri: Analisis Ekolinguistik terhadap Kasus PT. Surya Multi Cemerlang Sidoarjo
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana bahasa dalam teks berita membingkai isu pencemaran lingkungan melalui pendekatan ekolinguistik dan analisis framing. Data penelitian berupa teks berita dari Nusantara Abadi News berjudul “Pencemaran Limbah PT Surya Multi Cemerlang Diduga Cemari Sungai di Desa Simo Angin-Angin, Wonoayu, Sidoarjo” yang terbit pada 12 Maret 2025. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan langkah analisis meliputi identifikasi data linguistik, penerapan model framing Entman, serta penafsiran hasil dalam kerangka teori ekolinguistik Arran Stibbe. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berita tersebut membingkai pencemaran sebagai masalah serius yang berdampak pada ekosistem dan kesehatan masyarakat. Secara ekolinguistik, pilihan kata seperti keruh, bau menyengat, dan limbah cair berwarna putih mencerminkan representasi kerusakan lingkungan akibat aktivitas industri. Berita juga menempatkan perusahaan sebagai aktor pencemar dan pemerintah sebagai pihak yang belum tanggap, sekaligus mengedepankan wacana hukum sebagai solusi ekologis. Temuan ini menunjukkan bahwa bahasa dalam media tidak hanya berfungsi sebagai alat penyampai informasi, tetapi juga sebagai sarana pembentukan kesadaran ekologis dan penyebaran ideologi lingkungan.
.png)