Representasi Identitas Yogyakarta dalam Film Pendek Produksi Paniradya Kaistimewan: Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough
Abstract
Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan mengungkap representasi identitas DIY dalam film pendek produksi Paniradya Kaistimewan menggunakan kerangka AWK Norman Fairclough. Representasi identitas DIY tersebut ditinjau berdasarkan lima aspek dominan, yakni budaya, bahasa, lingkungan, nilai-nilai masyarakat, dan perubahan sosial. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi berupa transkrip, dan simak catat sebagai teknik analisis data. Sumber data adalah delapan film pendek produksi Paniradya Kaistimewan, dengan data berupa kutipan wacana percakapan dari hasil transkrip tersebut. Hasil analisis data menunjukkan, pada dimensi mikro (representasi, relasi, identitas) ditemukan data berupa pilihan diksi, frasa, dan struktur kalimat mampu mencerminkan nilai budaya DIY yang khas. Pada dimensi meso (produksi dan konsumsi teks), ditemukan data berupa interaksi sosial dan praktik tradisi mampu mencerminkan kekayaan tradisi dan keindahan alam DIY. Pada dimensi makro (situasional, institusional, sosial), ditemukan data berupa dinamika modernisasi pertanian, perlindungan tradisi hukum, dan pembangunan infrastruktur DIY.
.png)