Trauma Masa Kecil dan Keterpurukan Tokoh Utama Laki-Laki dalam Novel Marveluna Let’s Fly Together Karya Itakrn (Kajian Psikoanalisis Freud)
Abstract
Penelitian ini membahas tentang bentuk trauma masa kecil, kesalahan berbicara dan tindakan, serta keinginan tersembunyi pada tokoh utama laki-laki dalam novel Marveluna karya Itakrn. Tokoh utama laki-laki, yang bernama Marvel Algara yang digambarkan sebagai anak kembar yang hidup di bawah tekanan dan didikan keras sang Ayah, yaitu Galvin yang memiliki sifat ambisi terhadap bisnis keluarga. Berbeda dengan kehidupan Adiknya, yaitu Marvin yang mendapatkan kebebasan dalam menjalani hidup, Marvel justru selalu dipaksa menanggung ekspetasi besar dan kerap kali mengalami kekerasan fisik dan psikis sejak kecil. Penelitian ini menggunakan teori Psikoanalisis Sigmund Freud, denan konsep Freudian Slips. Tujuan penelitian ini adalah mengungkap permasalahan batin, trauma masa kecil, serta dorongan bawah sadar yang dialami oleh tokoh Marvel. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis terhadap teks novel. Hasil penelitian ini menampilkan bahwa trauma masa kecil yang dialami oleh Marvel membentuk kepribadian yang tertutup, mudah marah, dan sering menekan emosi. Bentuk kesalahan berbicara dan tindakan mencerminkan tekanan bawah sadar yang muncul tanpa disadari, sedangkan bentuk keinginan tersembunyi menampilkan kerinduan akan kasih sayang ibu, penolakan terhadap tuntutan, serta mimpi dan harapan yang sesuai dengan keinginannya. Melalui analisis ini, maka ditemukan bahwa perilaku Marvel bukan sekedar pemberontakan, tetapi juga bentuk perlawanan terhadap trauma luka batin pada masa kecil yang mendalam.
.png)