Tubuh, Hasrat, dan Kecemasan dalam Cerpen Jangan Kencing di Sini: Kajian Psikoanalisis Sigmund Freud

  • Firda Aulia UIN Sunan Ampel Surabaya, Indonesia
  • Asep Abbas Abdullah UIN Sunan Ampel Surabaya, Indonesia
Keywords: Hasrat seksual, psikoanalisis Freud, konflik batin, cerpen

Abstract

Setiap karya sastra memiliki permasalahan yang khas, begitu pula cerpen “Jangan Kencing di Sini” karya Eka Kurniawan yang menampilkan kompleksitas pengalaman batin tokohnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bentuk dan penyebab munculnya hasrat seksual serta kondisi psikologis tokoh Sasha dengan menggunakan pendekatan psikoanalisis Sigmund Freud. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa kutipan naratif yang menggambarkan emosi, tindakan, dan simbol tubuh yang merepresentasikan dorongan bawah sadar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasrat seksual Sasha tidak ditampilkan secara langsung, melainkan melalui simbol tubuh seperti tindakan menahan kencing yang menimbulkan sensasi kenikmatan. Selain itu, Sasha mengalami stres dan kecemasan yang dipicu oleh tekanan sosial dan rasa takut terhadap penilaian orang lain. Bentuk kecemasan yang muncul meliputi kecemasan realitas. Melalui tokoh Sasha, Eka Kurniawan menggambarkan bahwa dorongan hasrat, tekanan batin, dan kecemasan muncul sebagai akibat dari tekanan norma sosial yang membatasi kebebasan individu. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan psikoanalisis tidak hanya membantu memahami konflik batin tokoh dalam karya sastra, tetapi juga menjelaskan bagaimana tubuh, perasaan, dan pikiran saling berhubungan dengan kondisi sosial dan mental seseorang.

 

Published
2025-12-15
Section
Articles