“The Empire Writes Back” dalam Konteks Orde Baru: Perlawanan Moral dalam Novel Orang-Orang Proyek

  • Farihatun Ni'mah UIN Sunan Ampel Surabaya, Indonesia
  • Novia Adibatus Shofah UIN Sunan Ampel Surabaya, Indonesia

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perlawanan moral dalam novel Orang-Orang Proyek karya Ahmad Tohari dengan menggunakan perspektif poskolonial Bill Ashcroft, khususnya konsep The Empire Writes Back. Kajian ini berfokus pada bagaimana praktik kekuasaan Orde Baru mereproduksi pola kolonial dalam konteks domestik melalui sistem pembangunan proyek yang menempatkan elite penguasa sebagai pihak dominan dan rakyat kecil sebagai kelompok terpinggirkan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik analisis teks sastra terhadap kutipan-kutipan yang merepresentasikan relasi kuasa, praktik marginalisasi, serta respons tokoh terhadap ketidakadilan struktural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel ini menggambarkan tiga hal penting: pertama, adanya dominasi politik dan ekonomi yang memunculkan ketimpangan sosial; kedua, rakyat kecil seperti Kabul, Pak Tarya, dan Martasatang menjadi korban dari sistem pembangunan yang korup; dan ketiga, muncul bentuk perlawanan moral berupa kejujuran, kesadaran spiritual, dan sikap menolak ketidakadilan. Bentuk perlawanan ini menunjukkan adanya resistance discourse sebagaimana dijelaskan Bill Ashcroft dalam konsep The Empire Writes Back, yaitu upaya pihak terpinggirkan untuk melawan dominasi kekuasaan melalui nilai dan tindakan moral. Melalui kajian ini dapat diketahui bahwa, Orang-Orang Proyek dapat dibaca sebagai bentuk kritik terhadap praktik kekuasaan Orde Baru yang masih mewarisi pola kolonial di dalam negeri.

Published
2025-12-15
Section
Articles