Eksploitasi Perkebunan Sawit dan Perlawanan Ekologis dalam Novel Mala Borneo: Analisis Ekokritik Greg Garrard

  • Ema Sofiana UIN Sunan Ampel Surabaya, Indonesia
  • Novia Adibatus Shofah UIN Sunan Ampel Surabaya, Indonesia
Keywords: Eksploitasi, Perkebunan Sawit, Ekokritik, Mala Borneo, Retni S.B

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis representasi eksploitasi perkebunan sawit dan bentuk perlawanan ekologis dalam novel Mala Borneo karya Retni S.B. melalui perspektif ekokritik Greg Garrard. Novel ini merepresentasikan relasi yang timpang antara manusia, kekuasaan, dan alam dalam konteks ekspansi perkebunan sawit yang berdampak pada kerusakan lingkungan dan kehidupan masyarakat lokal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik analisis isi terhadap teks novel Mala Borneo. Data penelitian berupa narasi, dialog, monolog, dan peristiwa yang merepresentasikan praktik eksploitasi lingkungan serta respons tokoh terhadap struktur yang menindas. Analisis dilakukan dengan mengaitkan teks sastra dengan konsep-konsep ekokritik Garrard, khususnya terkait eksploitasi alam, relasi kekuasaan, dan bentuk resistensi ekologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksploitasi perkebunan sawit dalam novel Mala Borneo digambarkan sebagai praktik sistematis yang merusak keseimbangan ekologis dan mengasingkan manusia dari alamnya. Di sisi lain, novel ini juga menampilkan perlawanan ekologis yang termanifestasi melalui sikap tokoh-tokohnya serta dimensi spiritual dan simbolik alam yang diposisikan sebagai subjek yang mampu merespons eksploitasi. Maka, penelitian melalui kajian ini menegaskan bahwa Mala Borneo tidak hanya mengkritik praktik eksploitasi sumber daya alam, tetapi juga menghadirkan wacana perlawanan ekologis sebagai upaya mempertahankan keberlanjutan relasi manusia dan lingkungan, sehingga memperkaya kajian ekokritik dalam sastra Indonesia.

Published
2025-12-15
Section
Articles