Manifestasi Ketidaksetaraan Gender dan Kuasa Patriarki dalam Cerpen-cerpen Indonesia Kontemporer (Kajian Feminisme Simone de Beauvoir)

  • Naili Maisyatul Izzah UIN Sunan Ampel Surabaya
Keywords: ketidaksetaraan gender; kuasa patriarki; feminisme; Simone de Beauvoir; cerpen kontemporer

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk ketidaksetaraan gender dan kuasa patriarki yang tercermin dalam cerpen-cerpen Indonesia kontemporer melalui sudut pandang feminisme Simone de Beauvoir. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode penelitian simak-catat. Sumber data penelitian meliputi empat cerpen Indonesia kontemporer, yaitu “Mak Ipah dan Bunga-bunga” (Sihir Perempuan) karya Intan Paramadhita, “Bahagia Bersyarat” (Yang Bertahan dan Yang Binasa Perlahan) karya Okky Madasari, “Kutukan Dapur” (Cinta Tak Ada Mati) karya Eka Kurniawan, dan “Hanya Seorang Ibu” (Monumen) karya Nh. Dini. Teori yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan perspektif feminisme eksistensial Simone de Beauvoir konsep the other yang menempatkan perempuan sebagai pihak subordinat dalam relasi sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat cerpen tersebut mencerminkan realitas sosial yang memposisikan perempuan sebagai pihak subordinat akibat dominasi patriarkis, baik ranah domestik maupun publik. Dewasa ini, menegaskan bahwa cerpen-cerpen Indonesia kontemporer juga berperan sebagai representasi kritik sosial terhadap ketidaksetaraan gender.

Published
2026-01-31
Section
Articles