Domestifikasi Harimau dan Kekeraran Kolonial dalam Sima Karya Sasti Gotama: Ekokritik Buellian Atas Relasi Manusia-Nonmanusia

  • Madidatul Widad UIN Sunan Ampel Surabaya, Indonesia
  • Moh Atikurrahman UIN Sunan Ampel Surabaya, Indonesia
Keywords: Ekokritik, Domestikasi, Antroposentrisme, Koeksistensi, Lawrence Buell

Abstract

Studi ini melakukan pembacaan ekokritik cerpen Sasti Gotama "Sima" (Kediri, 1895) menggunakan kerangka Lawrence Buell. Tujuan dari pembacaan ini adalah untuk mempelajari bagaimana batas kerusakan habitat, hubungan manusia dan non manusia yang tidak setara, dan pilihan etis yang ditawarkan sebagai penolakan atas dominasi.  Penelitian ini mengeksplorasi interaksi manusia dan fauna melalui analisis data teks menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Kriteria Buell digunakan sebagai perspektif analitis: lingkungan non manusia dianggap sebagai kehadiran aktif (bukan sekadar latar), diakui bahwa kepentingan non manusia setara dengan kepentingan manusia, dan dianggap sebagai proses atau sejarah (dengan potensi kerusakan dan pemulihan). Tiga temuan muncul dari penelitian ini. (1) identitas liar harimau, Sima, dihapus oleh domestikasi paksa. (2) cerita ini mengkritik antroposentrisme karena menggambarkan eksploitasi alam untuk kepentingan manusia, seperti yang ditunjukkan oleh tradisi rampokan sima. (3) cerita menawarkan solusi moral melalui upaya protagonis untuk memulihkan, bukan menjinakkan, sifat liar harimau. Penelitian ini menyimpulkan bahwa “Sima” mengkritik konsekuensi destruktif dari dominasi manusia terhadap alam. Dalam tulisan ini, ditampilkan bagaimana pandangan ekokritik Buell mempertajam analisis fiksi sejarah Indonesia. Penelitian ini berperan dalam mengembangkan perspektif lawrence Buell dalam sastra Indonesia, terkhusus pada pentingnya etika ekologis dan kesadaran koeksistensi antara manusia dengan nonmanusia.

Published
2025-12-19
Section
Articles