Trauma Ekologis dalam Cerpen Sumur yang Menyimpan Suara: Kajian Lawrence Buell

  • Risma Amelia Natasha Putri UIN Sunan Ampel Surabaya, Indonesia
  • Haris Shofiyuddin UIN Sunan Ampel Surabaya, Indonesia
Keywords: Ekokritik; Lawrence Buell; Sumur yang Menyimpan Suara

Abstract

Cerpen Sumur yang Menyimpan Suara karya Ilham Wahyudi merepresentasikan sejarah panjang kolonialisme, pendudukan Jepang, pergolakan politik pasca-kemerdekaan, hingga kapitalisme modern yang terus membekaskan luka ekologis di Brandan, Sumatera Timur. Penelitian ini menggunakan perspektif ekokritik Lawrence Buell untuk mengungkap bagaimana teks menampilkan alam bukan sekadar latar, melainkan sebagai subjek yang hidup, memiliki memori, serta menyimpan trauma sejarah. Analisis dilakukan melalui penelusuran kutipan-kutipan yang menunjukkan keterhubungan manusia dan lingkungan, serta suara-suara ekologi yang terpinggirkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerpen ini memenuhi empat kriteria ekokritik Buell: (1) lingkungan tidak hanya berfungsi sebagai latar, (2) alam memiliki kepentingan dan suara sendiri, (3) sejarah manusia terkait erat dengan sejarah alam, dan (4) lingkungan dipahami sebagai proses yang berkelanjutan. Dengan demikian, cerpen ini menyingkap trauma ekologis yang diwariskan lintas generasi, sekaligus menjadi kritik terhadap kerakusan kapitalisme modern yang memperpanjang luka bumi.

Published
2026-01-14
Section
Articles