Wacana Kekuasaan dalam Budaya Cancel Culture terhadap Abizar Al Ghifari di Film Proposal Business

  • Muhammad dani Universitas Islam Negri Sunan Ampel Surabaya
Keywords: Kata kunci: cancel culture, wacana kekuasaan, dominasi simbolik, kontrol sosial, Fairclough, budaya digital

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis wacana kekuasaan dalam fenomena cancel culture terhadap Abizar Al Ghifari pada promosi film Proposal Business, serta bagaimana bahasa berperan dalam membangun dominasi simbolik di ruang digital. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan analisis wacana kritis Fairclough, yang menekankan relasi kuasa dalam komunikasi publik. Data dikumpulkan dari komentar netizen pada unggahan film di platform media sosial, kemudian dianalisis berdasarkan pola tuturan, nada perintah, sarkasme, dan evaluasi moral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa netizen memosisikan diri sebagai otoritas moral, menegur dan mengadili figur publik yang dianggap melanggar norma sosial. Wacana ini merefleksikan mekanisme reproduksi nilai moral serta identitas kolektif masyarakat Indonesia dalam ruang digital. Kesimpulannya, cancel culture tidak hanya merupakan bentuk penolakan individu, tetapi juga praktik sosial-linguistik yang menegaskan dominasi suara publik dalam budaya populer digital, sekaligus menunjukkan hubungan kompleks antara bahasa, kekuasaan, dan kontrol sosial.

Published
2026-01-31
Section
Articles