Kritik Ekologis Cerpen Akhir Sang Gajah di Bukit Kupu-Kupu Karya Sasti Gotama
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bentuk-bentuk eksploitasi hewan serta bagaimana relasi kuasa manusia terhadap hewan yang direpresentasikan dalam cerpen Akhir Sang Gajah di Bukit Kupu-Kupu karya Sasti Gotama. Penelitian ini juga menelusuri bagaimana sistem kapitalisme memengaruhi cara memperlakukan hewan sebagai komoditas ekonomi. Peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif menggunakan pendekatan ekokritik yang dicetuskan oleh Cheryll Glotfelty. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerpen ini menampilkan tiga aspek utama yakni, pandangan antroposentrisme, logika kapitalis, serta praktik eksploitasi terhadap hewan dalam cerpen ini. Melalui pendekatan ekokritik Glotfelty, cerpen ini dapat dibaca sebagai bentuk kritik terhadap perilaku manusia yang serakah dan mengabaikan keselamatan hewan serta pengingat akan pentingnya kesadaran ekologis dalam memperlakukan makhluk hidup lain.
.png)