Konstruksi Wacana Dalam Upaya Menormalisasi Citra Positif Transgender oleh Ian Hugen di Media Sosial
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi wacana yang diterapkan oleh Ian Hugen dalam upaya menormalisasi citra positif transgender di Indonesia menggunakan platform media sosial. Penelitian ini menggunakan teori Analisis Wacana Norman Fairclough. Metode penelitian yang digunakan ialah deskriptif kualitatif, yakni mendeskripsikan relasi kuasa yang ingin dicapai seseorang melalui wacana yang dibangun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten-konten Ian Hugen di sosial media mengandung adanya tujuan tersembunyi, yakni propaganda untuk menormalisasikan transgender di Indonesia. Hal ini terlihat ketika Ian Hugen diundang sebagai narasumber di siniar YouTube PUELLA, di mana dia dengan tegas menyatakan bahwa transpuan adalah seorang perempuang yang konsepnya sama seperti perempuan biologis menurutnya. Orang yang terlahir sebagai laki-laki tetapi kemudian mengubah dirinya menjadi wanita disebut transpuan atau wanita transgender. Di Indonesia, masyarakat masih memperdebatkan legalitas transpuan. Mereka dianggap sebagai penyakit karena menyalahi kodrat yang diberikan Tuhan. Hal ini jelas berbanding dengan pernyataan Ian Hugen pada siniar tersebut dan konten-konten di akun sosial media pribadinya. Teknik analisis yang dilakukan adalah teknik simak dan catat. Sumber data utama dalam penelitian ini diperoleh dari akun YouTube PUELLA, sedangkan datanya ialah pernyataan Ian Hugen perihal transpuan dan transgender
.png)