Representasi Identitas Budaya Indonesia Timur dalam Lagu Tabola Bale: Kajian Semiotika Roland Barthes
Abstract
Penelitian ini mengkaji representasi identitas budaya Indonesia timur dalam lagu Tabola Bale, yang berasal dari Nusa Tenggara Timur yang diolah menjadi aransemen pop remix modern. Dengan menggunakan teori semiotika Roland Barthes, penelitian ini bertujuan untuk mengungkap lapisan makna denotatif, konotatif, dan mitos yang terkandung dalam lirik dan unsur-unsur musik lagu tersebut. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi dokumentasi terhadap lirik, unsur musik, dan konteks budaya di dalamnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lagu Tabola Bale tidak hanya menampilkan ekspresi emosional dan sosial, tetapi juga mewakili transformasi budaya dan adaptasi masyarakat timur terhadap modernitas. Pada tingkat denotatif, lagu ini menggambarkan interaksi sosial sederhana dan ungkapan kasih sayang, pada tingkat konotatif menyampaikan nilai-nilai kesopanan, ikatan keluarga, dan penghormatan terhadap perempuan. Sementara pada tingkat mitos lagu ini mencerminkan identitas kolektif dan kebanggaan terhadap budaya Indonesia timur. Studi ini menyimpulkan bahwa lagu Tabola Bale berfungsi sebagai sarana budaya yang menghubungkan tradisi lokal dengan pengaruh musik global, menegaskan bahwa musik lokal dapat tetap relevan di era digital sekaligus mempertahankan identitas budaya Indonesia
.png)