Representasi Memori Kolektif Tragedi 1998 dan Trauma Kultural dalam Film " Hujan di Balik Jendela": Sebuah Pendekatan Sastra Film

  • Serly Manika Dhiya Fatimah UIN Sunan Ampel Surabaya, Indonesia
  • Rizki Endi Septiyani UIN Sunan Ampel Surabaya, Indonesia
Keywords: memori kolektif, trauma, tragedi 1998

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji representasi memori kolektif dan traumaa kultural dalam film Hujan di Balik Jendela dengan menggunakan teori Memori Kolektif Maurice Halbwachs dan Teori Trauma Cathy Caruth. Fokus penelitian ini terletak pada bagaimana pengalaman traumatis kehilangan akibat tragedi Mei 1998, direpresentasikan melalui struktur naratif, simbol visual, dan relasi sosial dalam film. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik simak-catat dan observasi langsung terhadap unsur naratif dan sinematik. Sehingga hasil analisis menunjukkan bahwa, 1) memori Gisel tidak berdiri sendiri, melainkan dibentuk dan dinegosiasikan melalui hubungan interpersonal. Hubungan keduanya memperlihatkan bahwa keluarga dan interaksi sosial berfungsi sebagai kerangka sosial tempat memori ditransmisikan maupun disembunyikan. 2) Trauma Gisel direpresentasikan secara terfragmentasi melalui potongan kenangan, flashback, dan simbol seperti hujan, piano, serta kantong kertas sebagai manifestasi kecemasan.

Published
2026-01-14
Section
Articles