Tak Ingin Kembali Menjadi Laki-laki: Performativitas Gender Tokoh Transgender Martha dalam Cerpen La Cage Aux Folles
Abstract
Artikel ini bertujuan mengkaji representasi performativitas gender tokoh transgender Martha dalam cerpen La Cage Aux Folles karya Eka Kurniawan dengan menggunakan teori performativitas gender Judith Butler. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan metode analisis teks sastra. Data penelitian bersumber dari cerpen La Cage Aux Folles dalam kumpulan cerpen Perempuan Patah Hati yang Kembali Menemukan Cinta Melalui Mimpi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui baca dan catat, sedangkan analisis data dilakukan dengan mengaitkan teks naratif dengan konsep performativitas gender Judith Butler secara interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa performativitas gender tokoh Martha termanifestasi melalui lima aspek utama, yaitu pembentukan tubuh feminin, penamaan subversif, praktik berpakaian, ekspresi emosi, serta relasi afektif dengan tokoh lain. Kelima aspek tersebut menunjukkan bahwa identitas gender Martha tidak bersifat esensial atau statis, melainkan dibentuk melalui tindakan-tindakan performatif yang berulang sebagai bentuk resistensi terhadap norma gender heteronormatif. Penelitian ini menegaskan bahwa cerpen La Cage Aux Folles merepresentasikan identitas transgender sebagai proses negosiasi antara dorongan personal dan konstruksi sosial, sehingga memperkaya kajian sastra Indonesia dalam perspektif teori gender kontemporer.
.png)