Fungsi Bahasa Persuasif dalam Iklan Wardah dan Maybelline: Ideologi, Strategi Kebahasaan, dan Dampaknya bagi Masyarakat
Abstract
Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis fungsi bahasa persuasif dalam iklan dua iklan, yaitu Wardah dan Maybelline di televisi, serta untuk mengetahui perbedaan ideologi dan strategi kebahasaan yang digunakan, termasuk dampaknya terhadap Masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teori analisis wacana kritis Fairclough sebagai pendekatan. Data penelitian diperoleh dari iklan Wardah dan Maybelline di televisi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa iklan Wardah yang menonjolkan ideologi religius melalui bahasa yang lembut dan ajakan halus yang mengedepankan nilai kecantikan alami. Sebagai pembanding, menggunkan iklan Maybelline yang menonjolkan ideologi modern melalui diksi tegas, ekspresif, dan penuh kepercayaan diri. Selain itu juga dampak yang terjadi dari bahasa persuasif dalam iklan di televisi terlihat pada perubahan perilaku konsumen tentang keputusan pembelian suatu produk dan gaya hidup.
Kata kunci: Bahasa persuasif; iklan televisi; Analisis Wacana Kritis; Fairclough
.png)