Analisis Pergeseran Makna dan Rekonstruksi Memori Kolektif melalui Modus Tuturan Netizen pada Akun TikTok Kimberly dan Briella

  • Rahmalia Putri Safira Safira UIN Sunan Ampel Surabaya, Indonesia
  • Rizki Endi Septiyani UIN Sunan Ampel Surabaya, Indonesia

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pergeseran makna bahasa dan rekonstruksi memori kolektif digital melalui tuturan netizen di kolom komentar akun TikTok Kimberly and Briella. Kajian ini menggunakan teori Memori Kolektif Maurice Halbwachs yang mencakup tiga konsep utama, yaitu social framework of memory, collective reconstruction, dan language as social medium. Metode yang digunakan ialah deskriptif kualitatif dengan teknik observasi virtual dan metode simak catat untuk mengumpulkan data linguistik berupa komentar netizen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tuturan netizen tidak hanya berfungsi sebagai ekspresi individu, tetapi juga membentuk kerangka sosial memori kolektif mengenai figur publik. Melalui modus tuturan seperti sarkasme, evaluatif, kritik sosial, ekspresif, dan ironi, bahasa berperan dalam membangun persepsi bersama, memperkuat nilai sosial, dan menegosiasikan ulang makna keibuan dalam konteks digital. Selain itu, ditemukan pergeseran makna pada kata seperti proyek, gemes, dan tahan banting yang memperlihatkan bagaimana bahasa mengalami transformasi kontekstual menjadi alat pembentuk identitas dan ingatan sosial. Maka dari itu, penelitian ini menegaskan bahwa praktik berbahasa di media sosial tidak sekadar komunikasi, melainkan juga proses sosial yang merefleksikan dinamika makna dan memori kolektif masyarakat digital.

Published
2026-01-14
Section
Articles