Penggunaan Wacana Kritis Norman Fairclough pada Pemberitaan Impor Sampah Plastik di Tempo.co Periode 2024–2025

  • Sela Nur Faradila UIN Sunan Ampel Surabaya, Indonesia
  • Mas'an Hamid UIN Sunan Ampel Surabaya, Indonesia
Keywords: Analisis Wacana Kritis, Fairclough, Tempo.co, Isu Impor Sampah Plastik

Abstract

Isu impor sampah plastik di Indonesia masih menjadi sumber kekhawatiran publik, karena menyangkut kebijakan pemerintah, kepentingan industri, dan dampak lingkungan. Pandangan publik mengenai isu tersebut sangat dipengaruhi oleh media, apakah akan condong pada legalitas kebijakan pemerintah atau justru menekankan dampak ekologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough untuk menganalisis bagaimana impor sampah plastik digambarkan dalam liputan Tempo.co periode 2024-2025. Data penelitian dipilih secara sengaja dari Tempo.co, kemudian dianalisis menggunakan tiga dimensi Fairclough, yakni: praktik sosial (makro), praktik wacana (meso), dan teks (mikro). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tempo.co menggunakan bahasa seperti “penghentian impor” dan “komitmen lingkungan,” yang menonjolkan legitimasi kebijakan pemerintah, tetapi juga memberikan ruang kritik bagi LSM dan aktivis. Representasi aktor menunjukkan kekuasaan pemerintah sebagai pengambil keputusan, sementara masyarakat dan kelompok lingkungan lebih sering digambarkan sebagai kelompok pemberi tekanan eksternal. Pada tingkat praktik sosial, menggambarkan konflik ideologis antara kepentingan politik transisi pemerintahan Jokowi–Prabowo dan wacana keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini menunjukkan bahwa media tidak hanya menyebarkan informasi, tetapi juga membentuk konstruksi wacana yang berdampak pada kesadaran masyarakat untuk memahami isu lingkungan.

Published
2025-12-22
Section
Articles