Bahasa dan Kenangan: Analisis Lirik "Kenanglah Aku" sebagai Ruang Memori Kolektif (Kajian Semiotika Ferdinand de Saussure)

  • Hera Meilani Putri UIN Sunan Ampel Surabaya, Indonesia
  • Nur Mufid UIN Sunan Ampel Surabaya, Indonesia
Keywords: NAFF, Semiotika, Memori Kolektif, Lirik Lagu, Ferdinand de Saussure

Abstract

Bahasa yang digunakan dalam lirik lagu Kenanglah Aku dari NAFF dikaji dalam penelitian ini sebagai ruang memori kolektif. Penelitian ini mengkaji diksi, metafora, pengulangan, dan latar belakang budaya musik populer Indonesia dengan menggunakan kerangka teori semiotika Ferdinand de Saussure, yang menekankan pada gagasan penanda (signifier), petanda (signified), bahasa (langue), dan tuturan (parole). Temuan ini menunjukkan bagaimana frasa penting seperti “ingatlah aku sepanjang hidupmu” berfungsi sebagai penanda yang membangkitkan perasaan rindu dan keterasingan. Lirik tersebut kemudian menjadi bagian dari memori bersama melalui konsumsi kolektif (karaoke, streaming, dan radio). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bahasa dalam musik populer berfungsi sebagai mekanisme sosiokultural yang membangkitkan ingatan bersama selain secara estetis.

Published
2025-12-17
Section
Articles