Analisis Wacana Pascakolonial dalam Film Battle of Surabaya: Perspektif Homi K. Bhabha
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi identitas pascakolonial dalam film Battle of Surabaya dengan menggunakan teori Homi K. Bhabha, khususnya konsep hibriditas, mimikri, dan liminalitas. Film ini tidak hanya menarasikan pertempuran bersejarah, tetapi juga merefleksikan proses negosiasi identitas yang terjadi pada masyarakat Indonesia di tengah hegemoni kolonial dan dinamika revolusi kemerdekaan. Melalui pendekatan analisis wacana visual dan naratif, penelitian ini menunjukkan bahwa identitas tokoh dan masyarakat Surabaya dibentuk melalui kontak budaya dan relasi kekuasaan yang tidak stabil. Hibriditas muncul melalui pertemuan budaya lokal-kolonial, mimikri terepresentasi sebagai strategi adaptasi sekaligus subversi terhadap kuasa kolonial, sedangkan liminalitas menggambarkan posisi ambang masyarakat dan tokoh dalam menghadapi perubahan sosial politik. Temuan penelitian ini memperlihatkan bahwa film animasi dapat menjadi medium representasi pascakolonial yang kompleks melalui narasi sejarah dan konstruksi identitas.
.png)