Kota dan Perempuan Melalui Strukturalisme Genetik Lucien Goldmann: Pandangan Pramoedya Ananta Toer Tentang Citra Perempuan dalam Kumpulan Cerpen "Cerita dari Jakarta"
Abstract
Jakarta adalah kota yang menyimpan banyak problematika sosial pada tahun 1950-an, di antaranya kemiskinan, pengangguran, dan eksploitasi perempuan yang telah tertuang dalam Cerita Dari Jakarta sebagai objek penelitian. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji pandangan Pramoedya Ananta Toer tentang kota dan perempuan dalam objek penelitian dengan kajian strukturalisme genetik Lucien Goldmann. Konsep teori strukturalisme genetik Lucien Goldmann terdiri dari fakta kemanusiaan, subjek kolektif, dan pandangan dunia pengarang. Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik baca catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 12 cerpen dalam Cerita Dari Jakarta hanya 5 cerpen yang terdapat konsep teori strukturalisme genetik Lucien Goldmann. Lima cerpen tersebut menunjukkan adanya pengaruh kota bagi perempuan di mana perempuan dipaksa bekerja keras dan digambarkan sebagai wanita malam, babu, atau ibu rumah tangga di lingkungan kumuh. Pramoedya Ananta Toer memandang perempuan dalam Cerita Dari Jakarta sebagai representasi dari kegagalan kekuasaan dalam melindungi warganya serta sebagai korban ganda dari tekanan ekonomi dan eksploitasi seksual.
Keyword: Jakarta; Woman; Cerita Dari Jakarta; Genetic Structuralism; Lucien Goldmann
.png)