Perkembangan dan Makna Tradisi Adus Gawan Sebagai Warisan Budaya di Desa Kebomlati
Abstract
Adus nggawan adalah sebuah tradisi yang dilakukan oleh masyarakat Desa Kebomlati untuk memperoleh berkah dan keberuntungan dalam kehidupan mereka dan untuk menghindarkan mereka dari malapetaka yang akan terjadi disekitar bengawan solo. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan sejarah dan antropologi budaya guna memahami asal-usul, perkembangan, serta maknai yang terkandung dalam tradisi adus nggawan. Metode penelitian yang digunakan adalah pengumpulan data menggunakan wawancara dengan tokoh masyarakat, perangkat desa, dan peserta adus nggawan. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif dan tematis untuk mengidentifikasi elemen-elemen ritual, perubahan yang terjadi seiring waktu, serta peran adus nggawan dalam kehidupan masyarakat Desa Kebomlati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adus nggawan di Desa Kebomlati mempunyai sejarah yang panjang dan berkaitan dengan kehidupan masyarakat setempat. Tradisi ini ini cukup unik karena dari sekian banyak desa yang terdapat di bantaran sungai Bengawan Solo hanya Desa Kebomlati saja yang melakukan Tradisi Adus Nggawan. Tradisi ini adalah tradisi turun-temurun dan masih dipraktikkan hingga saat ini. Tradisi ini mengalami perubahan dalam pelaksanaannya seiring berjalannya waktu. Makna dalam tradisi ini adalah sebagai bentuk tanda syukur telah dikaruniai seorang anak dan sebagai pengenalan anak kepada sungai bengawan solo.
