Dinamika Sinisasi Agama: Penerapan dan Dampak Kebijakan Sinisasi Agama Terhadap Kelompok Muslim di Xinjiang
Abstract
Penelitian ini mengkaji kebijakan Sinisisasi agama yang diterapkan oleh pemerintah Tiongkok terhadap kelompok Muslim. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis mekanisme, alasan dan dampak dari kebijakan tersebut terhadap identitas dan praktik keagamaan komunitas Muslim di China. Artikel ini menggunakan metode penelitian sejarah dengan pendekatan historis dan politik. Dengan perolehan sumber melalui arsip laporan, artikel, buku dan karya ilmiah lainnya. Sinisisasi adalah proses akulturasi atau asimilasi masyarakat non-China ke dalam budaya China, terutama budaya dan identitas Han China. Kebijakan ini diberlakukan secara turun temurun sejak kepemimpinan Presiden pertama. Dengan tujuan mengendalikan praktik keagamaan, tetapi juga untuk membangun hegemoni ideologis nasionalisme China. Kebijakan ini telah menyebabkan perubahan signifikan dalam praktik keagamaan, dimana banyak komunitas muslim dihadapkan pada tekanan untuk mengadaptasi ajaran mereka agar sejalan dengan nilai-nilai budaya Han. Selain itu, kelompok Muslim mulai kehilangan hak dan identitasnya. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pemahaman tentang dinamika hubungan antara negara dan agama di era modern, serta dampak kebijakan pemerintah terhadap pluralisme dan toleransi beragama di China.
Kata Kunci: Sinisisasi agama, Muslim China, Xinjiang
